Otoupdate – Lamborghini Revuelto SV 2027 punya pendekatan yang cukup menarik. Di saat banyak orang menganggap supercar baru harus semakin kencang di lintasan lurus, Lamborghini justru memberi perhatian lebih pada pengendalian. Hasilnya adalah mobil hybrid bermesin V12 yang dirancang agar lebih mudah diajak bermain di sirkuit, meski tenaga yang tersedia mencapai 1.050 hp.
Mesin V12 dan Motor Listrik, Kombinasi yang Makin Buas
Di balik bodinya yang agresif, Revuelto SV masih mengandalkan mesin V12 naturally aspirated 6,5 liter dengan tenaga 814 hp. Tiga motor listrik ikut bekerja, sementara baterai berkapasitas 7 kWh menggantikan paket 4 kWh pada Revuelto standar.
Peningkatan kapasitas baterai bukan cuma soal angka. Sistem listriknya kini dapat menyumbang tenaga hingga 254 hp, lebih besar daripada sebelumnya, dengan dukungan yang lebih konsisten saat mobil dipacu keras.
Total output mencapai 1.050 hp dan torsi 1.051 lb-ft. Akselerasi 0–60 mph diperkirakan tuntas dalam 2,1 detik. Angka tersebut merupakan estimasi pengujian, bukan hasil pengukuran final untuk setiap kondisi.
Kecepatan Puncak Turun, Tapi Ada Alasannya
Satu hal yang mungkin bikin penggemar kecepatan mengernyit: kecepatan maksimum Revuelto SV diperkirakan 214 mph atau sekitar 344 km/jam, sedikit di bawah Revuelto standar yang diklaim mampu mencapai 217 mph.
Namun, penurunan itu bukan tanpa alasan. Bumper depan yang lebih tajam, splitter lebih dalam, dan sayap belakang permanen dirancang untuk meningkatkan daya tekan ke bawah. Menurut spesifikasi yang dipublikasikan, downforce maksimum meningkat hingga 80 persen.
Buat mobil yang dirancang melibas tikungan dengan kecepatan tinggi, tambahan cengkeraman dan stabilitas seperti ini bisa lebih berarti daripada sekadar mengejar angka di speedometer.
Suspensi dan Rem Disiapkan untuk Kerja Keras
Lamborghini juga mengganti peredam adaptif dengan suspensi pasif yang bisa disetel secara manual, sekaligus merevisi geometri suspensi belakang. Paket ini memperlihatkan bahwa Revuelto SV memang lebih berorientasi pada pengalaman berkendara di sirkuit.
Sistem pengeremannya menggunakan Brembo CCM-R Plus carbon-ceramic, sedangkan ban Bridgestone Potenza Race R dirancang untuk memberikan cengkeraman tinggi di lintasan dan tetap legal digunakan di jalan raya.
Saat diuji di Sirkuit Vallelunga, Italia, mobil ini menunjukkan kestabilan yang meyakinkan ketika melewati permukaan bergelombang dan tikungan cepat. Raungan mesin V12 tetap menjadi bagian paling emosional dari pengalaman berkendara, sementara remnya menawarkan daya henti kuat dengan rasa pedal yang konsisten.
Pilota Mode: Elektronik yang Punya Peran Penting
Perangkat elektronik juga mendapat pembaruan. Sistem torque vectoring pada roda depan dan kemudi roda belakang membantu mobil mengikuti arah tikungan dengan lebih presisi.
Ada pula Pilota mode di mode berkendara Corsa. Fitur ini membuka lima tahap pengaturan kontrol traksi sehingga pengemudi bisa meningkatkan intensitas berkendara secara bertahap, tanpa harus langsung menonaktifkan seluruh bantuan elektronik.
Sayangnya, kontrol Pilota di setir masih dinilai kurang responsif. Tata letak tombol yang padat juga bisa mengganggu konsentrasi ketika pengemudi sedang berusaha mencatat waktu putaran terbaik.
Harga Tembus US$753.000, Produksi Cuma 1.963 Unit
Dengan perkiraan harga dasar US$753.000, Revuelto SV jelas bermain di wilayah supercar eksklusif. Harga tersebut masih bisa naik lewat pilihan personalisasi, termasuk jok balap dengan posisi duduk lebih rendah.
Produksinya dibatasi hingga 1.963 unit, angka yang merujuk pada tahun berdirinya Lamborghini.
Pada akhirnya, Revuelto SV bukan tentang mengejar tenaga sebesar-besarnya. Lamborghini ingin membuat tenaga brutal itu lebih mudah dimanfaatkan saat masuk tikungan, mengerem keras, lalu kembali menginjak pedal gas.
Bagi penggemar supercar hybrid V12, justru di situlah daya tariknya: bukan hanya seberapa cepat mobil ini melesat, tetapi seberapa tajam dan terkendali ia ketika dipaksa bekerja keras di sirkuit.